Obat Tradisional Buat Stroke dan Cara Pencegahan Lainnya

Obat Tradisional Buat Stroke dan Cara Pencegahan Lainnya

Obat Tradisional Buat Stroke dan Cara Pencegahan Lainnya

Stroke adalah kondisi medis yang perlu penanganan segera. Jika terlambat ditangani, stroke bisa menyebabkan kerusakan otak, kelumpuhan, bahkan kematian. Sebetulnya stroke bisa dicegah. Ada banyak obat tradisional buat stroke yang bisa kita dapatkan dengan mudah. Obat-obatan ini aman dikonsumsi karena tidak mengandung bahan kimiawi layaknya obat-obatan buatan pabrik. Selain menggunakan obat tradisional, stroke juga bisa dicegah dengan mengubah gaya hidup serta pola makan sehari-hari. Sebelum kita lebih lanjut membahas mengenai obat tradisional buat stroke, ada baiknya kita mempelajari terlebih dahulu apa itu stroke.

Stroke

Ada dua tipe stroke berdasarkan penelitian medis yaitu Ischemic Stroke dan Hemorrhagic Stroke.

  • Ischemic Stroke

Ischemic Stroke terjadi ketika adanya penyumbatan di pembuluh darah arteri sehingga darah yang membawa oksigen tidak bisa mengalir ke otak. Ischemic Stroke dibagi lagi menjadi dua tipe yaitu thrombotic dan embolic. Thrombotic stroke terjadi ketika ada darah menggumpal di dalam pembuluh darah arteri yang mensuplai darah ke otak. Embolic stroke terjadi ketika ada benda asing terbawa aliran darah dan menyumbat pembuluh darah arteri di otak. Benda asing ini bisa berupa darah menggumpal, plak, gumpalan lemak, atau udara.

  • Hemorrhagic Stroke

Hemorrhagic Stroke terjadi karena adanya kebocoran di pembuluh darah arteri otak. Darah yang merembes keluar ini akan membuat otak membengkak sehingga terjadi peningkatan tekanan di dalam batok kepala. Peningkatan tekanan ini menyebabkan kerusakan pada sel-sel otak.

Ada kondisi lain yang memiliki gejala mirip stroke disebut Transient Ischemic Attack (TIA) atau lebih dikenal sebagai mini stroke atau stroke ringan. Stroke ringan ini terjadi ketika ada bagian di otak yang tersumbat sementara. Oleh karena itu tidak ada kerusakan lebih lanjut pada sel-sel otak. TIA atau stroke ringan tidak terlalu membahayakan namun memperbesar risiko terjadinya stroke yang sesungguhnya. Sehingga penderita TIA diwajibkan untuk segera memeriksakan diri ke dokter agar bisa mendapatkan informasi bagaimana cara mencegah kemungkinan stroke. Penderita juga bisa segera mengkonsumsi obat tradisional buat stroke ringan untuk memperkecil risiko.

Faktor risiko terjadinya stroke

Semakin banyak faktor risiko stroke yang dimiliki seseorang, semakin besar pula kemungkinan ia mengalami stroke. Beberapa faktor risiko bisa ditangani atau setidaknya dikontrol seperti darah tinggi dan perilaku merokok, namun ada juga faktor risiko yang tidak mungkin dikontrol seperti misalnya faktor usia dan jenis kelamin. Berikut adalah faktor risiko terjadinya stroke:

  • Tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi adalah faktor utama terjadinya stroke. Seseorang dikategorikan memiliki tekanan darah tinggi atau hipertensi jika tekanan darahnya lebih dari 140/90 mmHg. Untuk penderita diabetes atau penyakit ginjal kronis dikatakan memiliki hipertensi jika tekanan darahnya lebih dari 130/80 mmHg.

  • Diabetes. Diabetes adalah kondisi medis dimana angka gula darah meningkat karena tubuh tidak cukup memproduksi hormon insulin atau tidak bisa menggunakan hormon insulin secara benar untuk memproses gula (glukosa) yang ada di dalam darah.

  • Penyakit jantung. Penyakit jantung coroner, gagal jantung, dan penyakit jantung lainnya bisa menimbukan penyumbatan darah dan memicu stroke.

  • Perilaku merokok. Merokok bisa merusak pembuluh darah, meningkatkan tekanan darah, dan mengurangi jumlah oksigen yang masuk ke dalam jaringan tubuh. Perokok pasif juga memiliki risiko mengalami kerusakan pembuluh darah.

  • Usia dan jenis kelamin. Semakin tua seseorang, semakin besar pula risiko mengalami stroke. Di usia yang lebih muda, laki-laki memiliki risiko yang lebih besar terkena stroke daripada perempuan. Namun risiko kematian akibat stroke lebih besar pada perempuan dibandingkan laki-laki. Wanita yang rutin mengkonsumsi pil KB juga memiliki risiko besar terkena stroke.

  • Ras dan suku. Orang-orang ras kulit hitam dan kulit putih memiliki risiko lebih besar daripada orang-orang ras kulit sawo matang contoh: orang-orang dari Asia dan Amerika Selatan.

  • Riwayat kesehatan. Jika seseorang memiliki riwayat stroke ringan atau stroke berat, maka risiko mengalami stroke berulang akan lebih besar. Begitu juga dengan seseorang yang memiliki anggota keluarga penderita stroke.

  • Kebiasaan meminum alkohol dan menggunakan obat-obatan terlarang.

  • Kelebihan berat badan atau obesitas

  • Stres dan depresi

  • Tingkat kolesterol tinggi

  • Kurang beraktivitas

  • Pola makan yang tidak sehat

Pencegahan Stroke

Mengontrol faktor risiko bisa mencegah terjadinya stroke ringan maupun berat. Tindakan pencegahan yang bisa dilakukan adalah:

  1. Berhenti merokok. Penelitian yang dilakukan Universitas Glasgow Caledonian pada tahun 2011 menunjukkan bahwa merokok adalah penyebab paling besar terjadinya stroke ringan maupun berat.

  2. Mengurangi kafein. Kafein yang terlalu tinggi bisa meningkatkan tekanan darah yang bisa memicu terjadinya stroke. Oleh karena itu mengurangi kafein seperti kopi dan teh bisa mencegah terjadinya stroke. Namun penelitian yang dilakukan di University of Western Australia pada tahun 2012 melaporkan bahwa teh hitam dan teh hijau yang memiliki kandungan kafein yang rendah dan kaya antioksidan bisa dikonsumsi sebagai obat tradisional buat stroke ringan.

  3. Olahraga teratur. Penelitian tahun 2012 oleh Cleveland Clinic Neurology Institute menemukan bahwa hampir 40% penderita stroke berulang dan stroke ringan adalah pasien yang jarang berolahraga. Oleh karena itu disarankan untuk berolahraga paling tidak 30 menit sehari selama 5 hari seminggu.

  4. Tidur malam cukup, antara 6-9 jam. Jika seseorang tidak tidur dengan cukup pada malam hari, ia cenderung mengalami stress di siang harinya. Stress merupakan salah satu faktor risiko terjadinya stroke ringan dan stroke berat.

  5. Jangan minum minuman keras dengan berlebih.

  6. Kurangi berat badan untuk orang dengan berat badan berlebih.

  7. Diet sehat. Untuk mencegah terjadinya stroke ringan dan stroke berat, disarankan untuk lebih banyak mengkonsumsi buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan mengurangi daging merah, makanan olahan pabrik, serta jumlah garam di dalam makanan.

  8. Obat tradisional buat stroke ringan. Tanaman herbal yang diolah menjadi obat tradisional juga bisa memperkecil risiko terjadinya stroke. Bawang putih dipercaya bisa menurunkan tekanan darah, mengencerkan darah, serta mengurangi tingkat kolesterol jahat di dalam tubuh. Meminum seduhan daun sambiloto secara rutin tiga kali sehari bisa menguatkan dinding pembuluh darah. Buah mengkudu adalah buah serbaguna yang mampu menyembuhkan berbagai penyakit termasuk stroke karena mengkudu memiliki kandungan gizi yang cukup lengkap seperti antioksidan dan antiinflamasi. Daun dewa mengandung saponin, flavonoid, dan minyak atsiri yang berfungsi mengencerkan darah sehingga memperkecil risiko terjadinya penggumpalan darah penyebab stroke. Jahe dipercaya bisa meningkatkan jantung, melancarkan aliran pembuluh darah serta mengurangi tingkat kolesterol dalam darah.

Itulah rangkuman informasi mengenai stroke. Bagi Anda yang pernah mengalami stroke atau memiliki faktor risiko mengalami stroke, segera ubah gaya hidup Anda, perbaiki pola makan Anda, dan berolahraga rutin. Anda juga bisa mencoba TNE, produk aman yang sudah terbukti secara medis mampu mengatasi masalah terkait stroke. TNE dibuat dari bahan-bahan herbal yang sudah diujicoba keamanannya oleh BPOM dan sudah diberi label halal oleh MUI. TNE sebagai obat tradisional buat stroke bisa didapatkan dengan mudah di website http://indonesiasehat.net/stroke/

5

Apa Itu TNE dan Bagaimana Cara Mendapatkannya?

Untuk Info Lengkap Mengenai TNE Silahkan Tekan Tombol "Klik Disini" Di Bawah Ini 

12

Hey, Anda atau Anggota Keluarga Habis Kena Stroke?

Kami Bisa Mengirimkan Banyak Tips Tentang Stroke Seperti Diatas ke Email Anda

Jangan Lewatkan Kesempatan Ini

Dapatkan Semua Tips Untuk Menyembuhkan Stroke Sekarang, Gratis!

Isi Form Dibawah Ini !

(Rekomendasi Dokter)

enter website ramuan stroke

Mohon Diisi Dengan Pak/Bu

Mohon Isi Nama Depan Anda

Mohon Isi Email Anda

Semoga Masyarakat Indonesia Semakin Sehat Ke Depan Dengan Tips Stroke Ini.

Bagikan Juga ke Teman-Teman Ya!